Komik Terus Bidik Anak Muda, dari Kisah Ramayana hingga MatematikaKomik Terus Bidik Anak Muda, dari Kisah Ramayana hingga Matematika

1157498komik-22780x390Kompilasi komik karya anak-anak muda Indonesia, re:ON Comics, kembali memperkenalkan buku kompilasi komik volume 11. Majalah kompilasi berisi komik dari berbagai genre dengan konten yang mengikuti kebutuhan “Reonites” atau komunitas anak muda penggemar komik tersebut saat ini.

Komik Volume 11 kali ini memperkenalkan beberapa judul komik yang tidak kalah menarik dengan edisi sebelumnya. Komik-komik itu antara lain Grand Legend Ramayana karya Is Yuniarto, Lay-Lay Cat karya Andik Prayogo-Sheila Rooswitha, Tawur karya C Suryo Laksono, Galauman karya Ockto Baringbing-Ino Septian, danLolita Love karya Nan Nan.

“Kami ingin memuaskan rasa penasaran para penggemar komik yang terdiri dari anak-anak muda ini,” kata Chris Lie, Editor in-Chief re:ON kepada Kompas.com, Selasa (13/1/2015).

Komik Grand Legend Ramayana, misalnya, tampil lebih menegangkan karena cukup banyak adegan action di chapterterbaru ini. Sementara itu, komik Tawur yang akan mengakhiriseason pertamanya justru semakin digemari.

“Kami sediakan juga tutorial untuk belajar membuat komik. Banyak hal di sini kami jadikan kontribusi untuk memberi kesempatan bagi para calon komikus pemula untuk berkarya dan terus melatih diri,” kata Chris.

Sementara itu, Andik Prayogo, Creative Director re:ONmengatakan bahwa dengan berakhirnya season pertama komik Me VS Big Slacker Baby karya Annisa Nisfihani di volume 10, di volume 11 ini ia memperkenalkan sebuah judul baru, yaitu Math.

“Kami berharap agar komik ini dapat memancing animo pembacanya akan Matematika. Kenapa, karena keunikan cerita komik ini memadukan Matematika dengan genre drama,” ujar Andik.

Andik menambahkan bahwa komik Math besutan Maximilian Fansyuri dan Dini Marlina itu merupakan bentuk uji coba korelasi minat komik terhadap minat Matematika yang umumnya menjadi momok bagi para siswa sekolah.

“Kalau ternyata komik ini bisa meningkatkan minat pembaca terhadap Matematika, ini bakal jadi terobosan baru, yaitu belajar lewat komik,” katanya.

Adapun re:ON Comics mulai terbit sejak Juli 2013 lalu. Sejak itu, kompilasi komik ini terbit secara teratur dan menghidupkan kembali kecintaan anak-anak muda Indonesia kepada komik lokal buatan anak-anak Indonesia di tengah gempuran komik luar negeri.