Jualan Scarf Batik, Olivia Jensen Bantu Pendidikan Anak Tak Mampu

BERITAONE.com – Terakhir kali diketahui berperan sebagai Anisa dalam film MARI LARI (2014), aktris cantik Olivia Lubis Jensen kini lebih sibuk dalam kegiatan sosial. Seperti saat dijumpai di kawasan Jakarta Selatan hari Kamis (1/12) lalu, Olivia ikut dalam kegiatan amal sebuah proyek batik. Tak sendirian, rupanya banyak selebritis Indonesia lain yang ikut terlibat dalam aksi amal penggalangan dana pendidikan ini.

“Fokusnya adalah kami menjual batik khususnya scarf demi menggalang dana untuk anak-anak Indonesia yang nggak mampu sekolah supaya mereka bisa beli alat-alat tulis. Harga scarf batik ini juga relatif murah dan kita juga ada aktivitas pameran. Ada banyak seleb yang ikutan seperti Chelsea Islan, Luna Maya, Tina Toon dan Shandy Aulia. Pokoknya kita promosikan batik dan hasilnya 100% untuk membantu,” cerita Olivia.

Perempuan cantik berdarah Denmark-Batak ini mengaku terlibat dalam aksi amal karena dirinya memang menykai batik. Bisa sekaligus belajar berbagi, menurut Olivia ini adalah caranya menutup tahun 2016 dengan manis. Untuk desain batiknya, Olivia rupanya bukanlah pihak yang membuatnya.

“Kalau berapa buah scarf batik yang dibutuhkan, kurang tahu sih. Kebetulan saya cuma perwakilan dari public figure, yang saya tahu ada sekitar 100 scarf yang dijual sejak awal Desember dan bakal ada beberapa pameran di mall-mall Jakarta. Nantinya kita bakal membantu seluruh anak-anak kurang mampu di Indonesia karena banyak yang belum bisa mendapatkan pendidikan layak. Padahal pendidikan sangat penting untuk membangun negara,” lanjut perempuan berusia 23 tahun ini.

Menilai batik adalah hasil karya seni yang mampu melakukan perubahan, Olivia rupanya sangat mendukung berbagai kegiatan positif yang berlangsung. Dirinya pun tak menampik merasa puas dan bersyukur bisa memiliki waktu berbagi lewat aksi sosial. Lantas apakah Olivia punya pengalaman saat terjun ke masyarakat dan bertemu dengan anak-anak kurang mampu?

“Ada banyak ya. Misalnya sama anak-anak disable yang nggak bisa sekolah kan jadi bikin kita lebih kenal situasi dan keterbatasan mereka. Saya melihat jauh sekali kehidupan yang saya alami, ternyata di luar sana ada banyak orang yang bahkan ke luar rumah aja nggak bisa. Itu juga bikin saya bersyukur atas apa yang saya miliki dan jalani. Pokoknya lebih membuka hati,” tutup Olivia.