Rupiah akan Bergerak di Rp13.327-Rp13.385/USD

Analis Senior dari Binaartha Sekuritas Reza Priyambada‎ memprediksikan nilai tukar rupiah akan terus arah ke zona hijau. Dengan demikian rupiah diharap akan melanjutkan kenaikannya terhadap mata uang dolar AS (USD).

‎”Kami harapkan kondisi ini dapat terjaga sehingga dapat mengonfirmasi penguatan lanjutan tersebut,” kata Reza dalam keterangan risetnya, Selasa 7 Maret 2017.

Rupiah, menurut Reza, diperkirakan akan bergerak di kisaran support Rp13.385 per USD, sedangkan posisi resisten akan berada di Rp13.327 per USD. ‎”Meski begitu, tetap cermati dan antisipasi berbagai sentimen yang dapat berpengaruh pada berubahnya arah pergerakan Rupiah,” jelas Reza.

Pada perdagangan kemarin, Reza mengatakan, gerak rupiah tampaknya terus berada di teritori positif. Kokohnya nilai rupiah, karena adanya imbas pidato The Fed yang membuat mata uang negeri Paman Sam melemah.

‎Selain itu, pelemahan USD di kawasan Asia seiring meningkatnya sejumlah mata uang Asia turut berimbas positif pada pergerakan mata uang Rupiah, meski dibarengi sentimen negatif dari Tiongkok yang memangkas proyeksi pertumbuhannya di 2017.

“Pemerintah Tiongkok memangkas target pertumbuhan ekonomi menjadi sekitar 6,5 persen (yoy) untuk 2017 dari sebelumnya 6,5-7,0 persen (yoy),” jelas Reza.

Tak hanya itu, lanjut Reza, peningkatan rupiah juga berbarengan dengan penyelenggaraan KTT IORA yang diharapkan khususnya pada peningkatan investasi asing di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan cadangan devisa Indonesia melalui Penanaman Modal Asing (PMA). @rizki